Jelang Pengumuman The Fed, Rupiah Stabil di Rp17.693/US$
Tim Riset Bloomberg Technoz
16 September 2026 15:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menutup sesi perdagangan Rabu (16/9/2026) dengan pelemahan, kala semua mata tertuju pada pengumuman suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve.
Mengutip data Bloomberg, pelemahan rupiah terpangkas hingga tersisa hanya 0,01% di Rp17.693/US$, setelah tadi siang sempat melemah ke posisi Rp17.719/US$ pada 11:00 WIB.
Sementara di pasar Non-Deliverable Forward (NDF), mata uang Ibu Pertiwi juga relatif stabil di kisaran Rp17.734/US$ pada 14:50 WIB.
Pergerakan rupiah baik di pasar spot maupun NDF relatif stabil tertopang oleh aksi beli di pasar obligasi pemerintah untuk sebagian tenor pendek dan menengah. Yield tenor 5 tahun terpangkas paling dalam 5,8 basis poin (bps) ke 7%, disusul tenor 4 tahun turun 3 bps jadi 6,99%, dan tenor 3 tahun turun 2,1 bps ke 6,9%.
Meski begitu, pelaku pasar masih bersikap hati-hati dan mencermati hasil pertemuan The Fed yang akan diumumkan Kamis (17/8/2026) dini hari waktu Indonesia. Pertemuan Federal Open Market Committe (FOMC) kali ini menjadi perhatian investor, dengan probabilitas kenaikan suku bunga sebesar 25 bps ke 3,75-4% mencapai lebih dari 90%.






























