Logo Bloomberg Technoz

Proyeksi Terbaru BI Soal Rupiah 2026, Rp17.300-Rp17.800/US$

Ibnu Affan
14 September 2026 17:40

Calon Gubernur BI Destry Damayanti bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Jakarta, Rabu (26/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Calon Gubernur BI Destry Damayanti bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Jakarta, Rabu (26/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memberikan proyeksi terbaru terhadap nilai tukar rupiah yang belakangan sempat mengalami pelemahan selama beberapa waktu setelah sempat menguat.

Gubernur BI Destry Damayanti masih optimistis rupiah akan kembali menguat. Dia memproyeksikan rupiah akan berada di rentang Rp17.300 hingga Rp17.800 sepanjang tahun ini.

Menurut dia, pelemahan rupiah tersebut sebagai imbas dari kembalinya eskalasi konflik Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.


"Beberapa hari yang lalu kita bahkan sudah di Rp17.500-an dan hampir menembus Rp17.400. Namun demikian gejolak di global memburuk karena perang Iran-Amerika terus makin meningkat, kita agak tertekan dua hari terakhir ini," ujar Destry dalam rapat bersama Komite VI DPD di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Hari ini, rupiah melanjutkan pelemahan pada sesi perdagangan siang, sejalan dengan tekanan harga minyak yang menerpa sebagian besar mata uang Asia.