Logo Bloomberg Technoz

BKKBN: Penduduk Lansia Diprediksi Naik dibanding Usia Produktif

Dinda Decembria
16 September 2026 14:50

Lansia di Jepang. (Sumber: Bloomberg)
Lansia di Jepang. (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi perubahan struktur penduduk Indonesia. Berdasarkan proyeksi penduduk, jumlah masyarakat berusia 65 tahun ke atas diperkirakan terus meningkat, sementara kelompok usia produktif dan anak-anak cenderung menurun.

Perubahan struktur penduduk tersebut terlihat dalam proyeksi yang disusun berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020 serta proyeksi BPS, Bappenas, dan UNFPA (2018) untuk periode 1970-2040.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan perubahan komposisi penduduk perlu diantisipasi melalui pengelolaan kuantitas dan peningkatan kualitas penduduk serta penguatan ketahanan keluarga.


“Peran strategis program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) dalam menghadapi perubahan struktur penduduk adalah dengan menjaga keseimbangan struktur lewat pengelolaan kuantitas penduduk, serta memperkuat kualitas penduduk dan ketahanan keluarga,” ujar Wihaji dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, dikutip Rabu (16/9/2026).

Dalam pengelolaan kuantitas penduduk, Kemendukbangga/BKKBN menjalankan sejumlah strategi. Di antaranya melalui pendewasaan usia perkawinan dan pencegahan perkawinan anak, penguatan program keluarga berencana (KB) dan kesehatan ibu serta anak, termasuk penggunaan kontrasepsi jangka panjang.