Lelang Surat Utang Mendingin, Dibayangi Sikap Hawkish The Fed
Tim Riset Bloomberg Technoz
16 September 2026 11:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah kembali menggelar lelang surat utang pada Selasa (15/9/2026), dan berhasil menghimpun dana sebesar Rp34 triliun.
Namun, total penawaran yang masuk merosot 7,58% (setara dengan Rp4,99 triliun) menjadi Rp60,96 triliun, dari lelang sebelumnya Rp65,96 triliun pada 1 September. Bahkan, pada lelang bulan sebelumnya 18 Agustus, penurunannya lebih dalam lagi, dari Rp84,76 triliun.
Dengan begitu, dalam hampir satu bulan, penawaran yang masuk dalam lelang surat utang menyusut Rp23,97 triliun, atau sekitar 28,1%.
Lemahnya permintaan pada lelang kemarin dipicu oleh ekspektasi kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75-4%. Berdasarkan CME FedWatch, pelaku pasar sepakat dan bulat dengan probabilitas 100%.
Di tengah penurunan permintaan itu, pemerintah tetap mempertahankan nominal penerbitan sesuai target. Alhasil serapan porsi penawaran jadi lebih besar yakni 55,77%, dibandingkan 51,54% dari lelang sebelumnya.































