Logo Bloomberg Technoz

Houthi Klaim Serang Pangkalan Udara Saudi dengan Rudal & Drone

Redaksi
15 September 2026 06:35

Houthi kibarkan bendera Hizbullah saat protes atas serangan Israel ke Lebanon pada 27 September di Sana'a, Yaman. (Mohammed Hamoud/Getty Images)
Houthi kibarkan bendera Hizbullah saat protes atas serangan Israel ke Lebanon pada 27 September di Sana'a, Yaman. (Mohammed Hamoud/Getty Images)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kelompok Houthi di Yaman pada Senin (14/9) mengklaim telah melancarkan serangan besar-besaran menggunakan rudal dan drone ke sebuah pangkalan udara Arab Saudi di kota Khamis Mushait, Yaman selatan.

Juru bicara militer Houthi Yahya Saree dalam sebuah pernyataan mengatakan kelompok tersebut menargetkan Pangkalan Udara King Khalid dengan puluhan rudal balistik dan drone.

Dia mengklaim serangan tersebut menyasar hanggar pesawat, radar, landasan pacu, depot amunisi, serta fasilitas militer lainnya dan menyebabkan “kerugian signifikan” di pangkalan tersebut, seperti dikutip dari Al Jazeera.


Houthi mengatakan operasi itu dilakukan sebagai respons atas serangan udara Saudi di Yaman. Mereka mengklaim jet tempur F-15 dan Typhoon milik Saudi telah melancarkan lebih dari 300 serangan di sejumlah provinsi Yaman dalam lima hari terakhir.

Belum ada konfirmasi langsung dari Saudi mengenai klaim Houthi terkait kerusakan di pangkalan udara tersebut.