Huawei melalui toko resminya, Vmall, mencantumkan Mate XT 2 dalam sejumlah konfigurasi memori dan penyimpanan. Harga perangkat tersebut mulai dari 19.999 yuan atau sekitar Rp52,5 juta.
Varian 16GB/512GB dibanderol 21.999 yuan atau sekitar Rp57,8 juta, sedangkan model 16GB/1TB dijual 23.999 yuan atau sekitar Rp63,1 juta. Huawei juga menawarkan varian 16GB/1TB dengan layar privasi seharga 24.999 yuan atau sekitar Rp65,7 juta.
Adapun varian tertinggi dengan RAM 16GB, penyimpanan 2TB, layar privasi dan stylus dibanderol 29.999 yuan atau sekitar Rp78,8 juta.
Penjualan Mate XT 2 di China dijadwalkan dimulai pada 12 September 2026. Perangkat ini dapat dilipat dua kali dan menghasilkan layar berukuran tablet ketika dibuka penuh.
Huawei membekali Mate XT 2 dengan layar utama 10,2 inci. Perangkat juga menggunakan mekanisme lipatan ke arah dalam sehingga panel utama berada di posisi lebih terlindungi ketika perangkat ditutup.
The Verge melaporkan Mate XT 2 menjadi ponsel lipat Huawei yang menawarkan opsi privacy display. Fitur tersebut membuat tampilan layar lebih sulit dilihat dari sudut samping dan tersedia pada varian tertentu.
Mate XT 2 juga memiliki sertifikasi ketahanan air dan debu hingga IP59. Huawei menggunakan Kirin 9050 Pro sebagai chipset, dengan klaim peningkatan performa sekitar 42% dibandingkan generasi sebelumnya.
Untuk fotografi, Mate XT 2 membawa sistem kamera belakang yang terdiri dari kamera utama, ultra-wide dan telefoto periskop.
Mate XT 2 Bisa Kalahkan Xiaomi 18 Fold?
Sementara itu, Xiaomi 18 Fold menggunakan desain mid-fold dengan layar luar 5,38 inci dan layar internal 7,58 inci. Ukuran layar internal tersebut lebih kecil dibandingkan Mate XT 2 yang mencapai 10,2 inci ketika dibuka.
Xiaomi 18 Fold menggunakan chipset XRING O3 yang dikembangkan Xiaomi sendiri. Perangkat tersebut mendukung RAM hingga 16GB dan memori LPDDR6.
Untuk kamera, Xiaomi 18 Fold membawa sistem kamera yang dikembangkan bersama Leica. Xiaomi juga menempatkan kemampuan fotografi sebagai salah satu fitur utama perangkat lipat tersebut.
Dari sisi harga, Xiaomi 18 Fold dipastikan masuk ke segmen ponsel lipat premium dengan harga awal di atas 10.000 yuan atau sekitar Rp26,3 juta. Presiden Xiaomi Lu Weibing sebelumnya mengonfirmasi harga perangkat akan berada di atas level tersebut.
Sejumlah laporan sebelumnya memperkirakan harga varian dasar Xiaomi 18 Fold berada di kisaran 12.000-12.999 yuan, atau sekitar Rp31,5 juta-Rp34,2 juta berdasarkan kurs sekitar Rp2.627 per yuan.
Harga tersebut masih merupakan perkiraan sebelum Xiaomi mengumumkan harga ritel final untuk seluruh varian Xiaomi 18 Fold.
(mef/wep)





























