Sungai Barito Diramal Pulih November, DMO Batu Bara Tak Terdampak
Azura Yumna Ramadani Purnama
03 September 2026 14:25

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) memprediksi surutnya sungai Barito di Kalimantan Tengah, yang menjadi jalur pengangkutan batu bara ekspor, pulih pada November 2026.
Perhapi juga meyakini gangguan pengiriman yang terjadi saat ini tidak memengaruhi pemenuhan pasokan batu bara untuk program wajib pasok domestik atau domestic market obligation (DMO), khususnya untuk sektor kelistrikan.
Ketua Bidang Hubungan Industri dan Asosiasi Perhapi Ardhi Ishak Koesen menyatakan surutnya sungai Barito bukan fenomena yang luar biasa, sebab kerap terjadi pada musim kemarau panjang seperti yang terjadi saat ini.
Dia menyatakan kondisi tersebut umumnya kembali normal saat musim hujan, yang biasanya terjadi sekitar November.
“Ini bukan hal luar biasa karena sering terjadi pada musim kemarau panjang seperti saat ini dan akan kembali normal di musim hujan, biasanya November,” kata Ardhi ketika dihubungi, Kamis (3/9/2026).






























