Logo Bloomberg Technoz

Pasar Mobil Listrik RI Melonjak, Tapi Tantangan Banyak

Redaksi
03 September 2026 15:03

Infografis Peta SPKLU di Trans Jawa (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Infografis Peta SPKLU di Trans Jawa (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Populasi mobil listrik di Indonesia terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir. Data Kementerian Perindustrian mencatat, sampai April 2026 jumlah kendaraan listrik yang beredar di Indonesia telah mencapai sekitar 468 ribu unit.

Dari jumlah ini, motor listrik tercatat 242.909 unit, sementara mobil listrik lebih sedikit yakni 223.100 unit. Namun begitu, angka ini sudah melonjak dibandingkan posisi 2020, yang kala itu baru berada di kisaran 3.500 unit.

Adanya pergeseran pasar ke mobil listrik sangat terasa pada 2026, kala harga minyak secara mengejutkan naik secara persisten selama lebih dari satu kuartal, akibat perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.


Meski harga minyak mentah telah kembali stabil, kenaikan penjualan kendaraan listrik masih terus berlanjut. Hingga Juli, Gaikindo merekam penjualan kendaraan listrik telah mencapai 69.739 unit. Sementara, angka produksi mobil listrik sepanjang semester I-2026 mencapai 42.363 unit, atau naik 237,6% dari periode sama di tahun lalu.

Penjualan mobil listrik yang terjadi di Indonesia ini beresonansi pada capaian laba bersih perusahaan BYD Co, yang meningkat 30% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi CNY 8,2 miliar. Pasar luar negeri menjadi motor penggerak pertumbuhan bagi produsen mobil China sepanjang tahun ini, termasuk pada Juli.