Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Ungkap Alasan Tak Hadiri KTT Rusia-ASEAN

Dovana Hasiana
03 September 2026 13:50

Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). (Biro Setpres)
Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). (Biro Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membeberkan alasan tidak hadir dalam penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Peringatan 36 Tahun Kemitraan ASEAN dan Rusia pada Juni 2026 lalu. Prabowo mengatakan alasan ketidakhadirannya adalah karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa ditinggalkan, meski tidak dijelaskan dengan lengkap masalah yang dimaksud. 

Hal ini disampaikan oleh Prabowo di sela jamuan santap siang dengan Putin di Vladivostok pada hari ini, Kamis (03/09/2026). Dalam kesempatan jamuan santap siang itu, Prabowo turut menyampaikan permohonan maaf kepada Putin karena ketidakhadirannya dalam agenda strategis tersebut. 

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak dapat menghadiri acara penting tersebut karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa saya tinggalkan," ujar Prabowo, Kamis (03/09/2026). 


Prabowo mengatakan pada akhirnya membayar utangnya dengan hadir di Vladivostok saat ini. Dia hadir untuk untuk memenuhi undangan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin. Adapun, Prabowo akan hadir sebagai tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang digelar di Far Eastern Federal University (FEFU). 

Pada Juni 2026, memang terdapat beberapa peristiwa dalam negeri yang menuai sorotan. Misalnya, Prabowo mencopot tiga dari empat pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN); salah satunya Ketua BGN Dadan Hindayana. Selain itu, presiden juga mencopot dua Wakil Kepala BGN yaitu Sonny Sanjaya dan Letnan Jenderal (Purnawirawan) Lodewyk Pusung.