Logo Bloomberg Technoz

Cerita Warga Bantaran Rel Kini Tinggal di Hunian Senen

Andrean Kristianto
02 September 2026 15:49

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga beraktivitas di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta, Selasa (2/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Deru kereta telah menjadi suara akrab bagi warga yang bertahun-tahun tinggal di bantaran rel di Senen, Jakarta. Pagi hingga malam, kehidupan mereka berjalan beriringan dengan kereta yang melintas hanya beberapa meter dari tempat tinggal. Ruang yang terbatas membuat aktivitas keluarga berlangsung dalam bayang-bayang risiko, terutama ketika anak-anak bermain di sekitar rumah.

Kini, sebagian warga mulai meninggalkan kehidupan tersebut. Di Jalan Kramat Raya, Senen, hunian baru disiapkan bagi warga yang sebelumnya bermukim di sekitar rel. Dari 324 unit yang tersedia, sebanyak 69 kepala keluarga telah menempati hunian tersebut.

Khadijah menjadi salah satu penghuni baru. Bersama lima anggota keluarganya, ia sebelumnya tinggal di sekitar rel selama sekitar tujuh tahun dengan tempat berlindung berbahan terpal. Kini, ia merasakan perubahan sederhana namun berarti. 

“Seneng, sebelumnya tinggal di rel kira-kira sudah 7 tahunan pakai terpal. Di sini nyaman, enggak was-was kalau ada kereta lewat,” kata Khadijah kepada Bloomberg Technoz, Selasa (2/9).

Kini tidak ada lagi lintasan yang berada persis di sisi tempat tinggal. Anak-anak memiliki ruang yang lebih aman untuk bermain, sementara aktivitas keluarga dapat berlangsung tanpa gangguan dan kekhawatiran saat kereta melintas.

Setiap unit berukuran 4,5 meter × 4,5 meter dan dilengkapi dua kasur, lemari pakaian, serta kipas angin. Dapur, toilet, dan tempat mencuci tersedia secara komunal. Di antara blok hunian juga terdapat ruang bersama yang menjadi tempat warga berkumpul dan berinteraksi.

Bagi warga yang selama bertahun-tahun hidup di tepi rel, perpindahan ini bukan sekadar perubahan alamat. Dari tempat tinggal yang selalu dibayangi deru kereta, mereka kini memiliki ruang untuk beristirahat, bermain, dan menjalani keseharian dengan rasa aman yang lebih besar.

(dre)