Lionel Priyadi, Fixed Income & Macro Strategist Mega Capital Sekuritas, menyebut pola kurva yield yang menonjol pada tenor menengah menunjukkan bahwa Bank Indonesia (BI) sedang mengurangi ketergantungan pada instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk mengembalikan likuiditas ke sistem perbankan.
Dengan likuiditas yang lebih longgar, bank diharapkan dapat meningkatkan penyaluran kredit dan mendukung target pertumbuhan kredit sebesar 20% secara tahunan, seperti yang direncanakan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
"Oleh sebab itu, kami merekomendasikan overweight untuk SUN tenor 5 tahun," sebut Lionel dalam catatannya.
Memang, dalam kondisi tersebut, surat utang pemerintah tenor 5 tahun menjadi relatif menarik karen menawarkan yield cukup tinggi bagi investor. Sementara risikonya tidak sebesar surat utang dengan tenor lebih panjang ketika terjadi perubahan suku bunga global.
Sementara itu, tekanan terhadap tenor 10–12 tahun tidak terlepas dari meningkatnya ketidakpastian global. Meski sempat terpangkas, harga minyak yang masih tinggi akibat konflik AS-Iran berpotensi meningkatkan inflasi, sementara kenaikan yield Treasury AS dapat memperbesar premi risiko pada pasar obligasi negara berkembang, termasuk Indonesia.
Meski aksi jual obligasi global terjadi dan berpotensi merembet ke pasar Asia. Menurut Ekonom Bloomberg Economics Tamara Henderson, pasar surat utang pemerintah Indonesia relatif stabil.
Ia menilai, selisih yield antara obligasi pemerintah Indonesia dan US Treasury saat ini sekitar 230 basis poin (bps) untuk tenor 2 bulan, 5 tahun, dan 10 tahun. Angka tersebut sekitar 40 bps lebih lebar dibandingkan awal tahun.
"Yield Indonesia yang lebih tinggi memberikan kompensasi yang lebih besar terhadap risiko. Pada saat yang sama, rekam jejak Indonesia dalam menjaga inflasi dan defisit pemerintah pada level rendah menunjukkan bahwa risiko memegang obligasi pemerintah Indonesia sebenarnya lebih rendah jika dihitung dalam basis yang telah dilindung nilai terhadap risiko mata uang," sebut Henderson dalam catatannya.
(dsp/aji)





























