Logo Bloomberg Technoz

Permintaan Surat Utang Turun, Pemerintah Tetap Raup Rp34 Triliun

Tim Riset Bloomberg Technoz
02 September 2026 10:06

Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)
Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar surat utang kembali mengirim sinyal hati-hati dan memperlihatkan respons investor yang cenderung risk-off dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) kemarin, Selasa (1/9/2026). 

Melansir data Direktorat Jenderal Pengelolaan, Pembiayaan, dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total penawaran yang masuk tercatat turun 22,17% menjadi Rp65,97 triliun dari lelang sebelumnya (18/8/2026) yang sebesar Rp84,76 triliun. 

Meski begitu, pemerintah tetap mampu memenangkan nilai sesuai dengan target indikatif senilai Rp34 triliun. 


Beberapa seri surat utang tercatat mengalami penurunan penawaran secara akumulatif turun sekitar 42%, dari sekitar Rp56,84 triliun menjadi Rp32,95 triliun, terutama pada seri FR0110, FR0106, FR0107, FR0102, dan FR0105. 

Meski begitu, pelemahan penawaran yang masuk itu tidak diikuti kenaikan yield. Justru, yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan pada semua seri FR mengalami penurunan.