Harga Energi Global Naik, Menkeu AS Salahkan Ukraina & Iran
News
03 September 2026 11:10

Yash Roy - Bloomberg News
Bloomberg, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan serangan drone Ukraina terhadap fasilitas energi Rusia menjadi salah satu penyebab kenaikan harga energi global. Ia memaparkan dampak serangan tersebut terlebih dahulu sebelum menyinggung perang melawan Iran saat ditanya mengenai tingginya biaya hidup di AS.
“Kita sedang menghadapi guncangan energi saat ini akibat perang di Ukraina, karena Ukraina memutuskan bahwa mereka ingin meledakkan aset energi Rusia dan produk hasil olahan—sehingga hal itu menciptakan tekanan kenaikan harga secara global—dan kemudian konflik di Iran,” kata Bessent kepada Fox News pada Rabu (2/9).
Gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz akibat perang telah mendorong lonjakan harga energi global selama enam bulan terakhir, dengan harga minyak naik hingga sekitar US$100 per barel dan memicu inflasi global. Kembali pecahnya bentrokan pada pekan ini kembali mendorong harga minyak naik.
Sebelumnya, Bessent mengatakan jaringan pipa minyak pada akhirnya akan membantu pemasok energi melewati Selat Hormuz. Menurut dia, selat tersebut akan menjadi tidak relevan dalam beberapa tahun mendatang ketika pemasok mengembangkan jalur distribusi energi lainnya.




























