Rupiah Menguat Bersama Mata Uang Asia, Pasar Sambut Sinyal Trump
Tim Riset Bloomberg Technoz
03 September 2026 09:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah membuka perdagangan spot hari ini (3/9/2026) dengan penguatan 0,06% ke Rp17.750/US$, kala harga minyak terpeleset 0,46% ke US$95,19/barel.
Tak lama berselang, rupiah terus mendapat tenaga dan menguat 0,36% ke Rp17.698/US$.
Sebagian besar mata uang Asia bergerak menguat menyusul harga minyak yang terselip pagi ini. Baht Thailand menguat paling tajam disusul rupiah dan ringgit Malaysia. Sebaliknya, won Korea Selatan dan yuan offshore serta dolar Hong Kong melemah terbatas.
Penguatan di pasar valas Asia turut terdongkrak dengan penguatan yen Jepang yang didorong oleh pernyataan anggota dewan Bank of Japan bahwa mereka mungkin akan mengambil langkah hawkish dalam skala besar, dengan menaikkan suku bunga secara beruntun.
Di sisi lain, sentimen pasar berbalik arah setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecilkan kemungkinan konflik berkepanjangan dengan Iran.





























