Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Beber Strategi Penarikan SAL Tanpa Ganggu Likuiditas Bank

Pramesti Regita Cindy
02 September 2026 20:10

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap strategi yang dilakukannya untuk menjaga likuiditas perbankan apabila Saldo Anggaran Lebih (SAL) ditarik dan digunakan untuk membiayai kebutuhan pemerintah.

Purbaya menyebut bakal berkoordinasi dengan bank sentral agar penarikan SAL tidak mengganggu base money atau uang primer.

"Nanti kalau kita terpaksa narik pun, itu kan SAL ya. SAL itu nggak dipakai sebelum dapet prosedur DPR kan, sebagian taruh di BI, sebagian taruh di sistem perbankan sesuai dengan kebutuhan manajemen cashflow kita. Kebetulan berdampak positif ke perbankan," kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Rabu (2/9/2026).


"Kalau emang kita mau pakai, nanti kita harus komunikasi dengan bank sentral, sehingga yang tadi base money tidak terganggu," jelasnya.

Di sisi lain, Purbaya mengungkapkan bahwa dirinya memilih menggunakan indikator base money atau M0 untuk menilai kondisi likuiditas sistem keuangan secara keseluruhan dibandingkan dengan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (ALDPK).