Akan Ada Pipa Minyak, Menkeu AS Sebut Selat Hormuz Tak Lagi Vital
News
02 September 2026 18:20

Yash Roy - Bloomberg News
Bloomberg, Menteri Keuangan Scott Bessent pada Selasa menepis anggapan mengenai pentingnya Selat Hormuz. Ia menyatakan bahwa jalur air vital bagi pasokan energi Teluk Persia—yang sempat dikuasai Iran selama konflik terkini—akan dilewati oleh jalur pipa minyak.
"Jalur itu akan ditinggalkan dalam dua tahun," ujar Bessent dalam sesi diskusi santai bersama Larry Kudlow di sela-sela pertemuan para pemimpin keuangan global di Asheville, Carolina Utara. "Dalam dua tahun, Selat Hormuz akan menjadi perairan yang tidak ada nilainya."
Pernyataan tersebut tampaknya tidak memperhitungkan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan perubahan besar pada rute pasokan energi, sementara komoditas penting lainnya—termasuk aluminium dan pupuk—masih akan tetap bergantung pada selat tersebut.
Pernyataan Bessent muncul di tengah babak baru ketegangan antara AS dan Iran, ditandai dengan aksi saling serang antara kedua negara pada Senin. Dua kapal tanker yang berusaha keluar dari Selat Hormuz terkena proyektil pada Senin malam, demikian menurut konsultan keamanan maritim Marisks.




























