KUR BSI 2026 tersedia dalam tiga kategori berdasarkan jumlah pembiayaan yang dibutuhkan. Masing-masing kategori memiliki rentang plafon yang berbeda sehingga dapat menyesuaikan dengan skala usaha calon nasabah.
Berikut pembagian plafon KUR BSI 2026:
-
KUR Super Mikro: menyediakan pembiayaan mulai dari Rp1 juta hingga Rp10 juta.
-
KUR Mikro: menawarkan pembiayaan di atas Rp10 juta sampai dengan Rp100 juta.
-
KUR Kecil: menyediakan pembiayaan di atas Rp100 juta hingga maksimal Rp500 juta.
Bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal sampai Rp100 juta, KUR Mikro dapat menjadi salah satu pilihan. Pembiayaan tersebut dapat digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan produktif dalam menjalankan bisnis.
Sementara itu, pelaku usaha yang membutuhkan dana lebih besar dapat mempertimbangkan kategori KUR Kecil. Dengan plafon maksimal Rp500 juta, fasilitas tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan pengembangan usaha dengan skala pembiayaan yang lebih besar.
Besaran pembiayaan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan usaha dalam memenuhi kewajiban pembayaran. Perencanaan penggunaan dana menjadi hal penting agar pembiayaan yang diperoleh dapat memberikan manfaat terhadap perkembangan bisnis.
Angsuran KUR BSI 2026 Rp50 Juta hingga Rp100 Juta
Untuk memberikan gambaran mengenai cicilan, berikut simulasi angsuran KUR BSI 2026 dengan plafon Rp50 juta, Rp75 juta, dan Rp100 juta untuk pilihan tenor 12 sampai 60 bulan.
Plafon Rp50 juta
-
12 bulan: Rp4.250.000 per bulan
-
24 bulan: Rp2.166.000 per bulan
-
36 bulan: Rp1.472.200 per bulan
-
48 bulan: Rp1.125.500 per bulan
-
60 bulan: Rp916.600 per bulan
Plafon Rp75 juta
-
12 bulan: Rp6.375.000 per bulan
-
24 bulan: Rp3.250.000 per bulan
-
36 bulan: Rp2.208.333 per bulan
-
48 bulan: Rp1.687.500 per bulan
-
60 bulan: Rp1.375.000 per bulan
Plafon Rp100 juta
-
12 bulan: Rp8.500.000 per bulan
-
24 bulan: Rp4.333.333 per bulan
-
36 bulan: Rp2.944.444 per bulan
-
48 bulan: Rp2.250.000 per bulan
-
60 bulan: Rp1.833.333 per bulan
Dari simulasi tersebut, tenor yang lebih panjang membuat nominal angsuran bulanan menjadi lebih rendah. Namun, calon nasabah tetap perlu mempertimbangkan kemampuan pembayaran dan kondisi arus kas usaha sebelum menentukan jangka waktu pembiayaan.
Besaran angsuran di atas merupakan informasi simulasi berdasarkan data yang diberikan. Calon nasabah sebaiknya memastikan kembali nominal pembiayaan dan ketentuan angsuran kepada BSI sebelum mengajukan pembiayaan.
Syarat Pengajuan KUR BSI 2026
Tidak semua pelaku usaha dapat langsung memperoleh fasilitas KUR BSI. Calon nasabah perlu memenuhi sejumlah ketentuan yang berkaitan dengan status usaha, riwayat pembiayaan, serta dokumen administrasi.
Beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan antara lain:
-
Individu atau perorangan: calon nasabah merupakan individu yang menjalankan usaha produktif dan layak.
-
Usaha telah berjalan: kegiatan usaha telah dilakukan secara aktif minimal selama enam bulan.
-
Riwayat pembiayaan: belum pernah menerima pembiayaan modal kerja atau investasi komersial, dengan pengecualian pembiayaan tertentu yang diperbolehkan dalam ketentuan.
-
Pembiayaan yang masih berjalan: calon nasabah dapat sedang menerima beberapa jenis pembiayaan secara bersamaan, seperti KPR, KKP roda dua produktif, pembiayaan dengan jaminan SK pensiun, kartu kredit, pembiayaan resi gudang, serta pembiayaan konsumsi untuk kebutuhan rumah tangga.
-
Kolektibilitas: memiliki kolektibilitas lancar.
-
Dokumen administrasi: menyiapkan KTP, Kartu Keluarga, NPWP untuk plafon di atas Rp50 juta, serta surat izin usaha.
Persyaratan tersebut perlu dipersiapkan sebelum proses pengajuan dimulai. Kelengkapan dokumen dapat membantu proses verifikasi data berjalan lebih lancar.
Calon nasabah juga perlu memastikan informasi yang diberikan dalam formulir sesuai dengan kondisi sebenarnya. Data tersebut nantinya akan digunakan dalam proses pemeriksaan dan penilaian pengajuan pembiayaan.
Cara Mengajukan KUR BSI 2026 Secara Online
Pelaku UMKM dapat mengajukan KUR BSI 2026 secara daring melalui layanan Salam Digital. Prosesnya dilakukan dengan mengisi data pengajuan dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.
Berikut langkah pengajuan yang perlu dilakukan:
-
Buka Salam Digital
Akses situs Salam Digital BSI melalui peramban internet. -
Pilih plafon pembiayaan
Tentukan jenis atau besaran plafon yang sesuai dengan kebutuhan usaha, kemudian pilih opsi "Ajukan Sekarang". -
Lengkapi formulir
Isi data pengajuan yang diminta, mulai dari nama, NIK, hingga alamat email. -
Unggah dokumen
Masukkan dokumen persyaratan sesuai petunjuk yang tersedia pada sistem. -
Kirim pengajuan
Setelah seluruh data dan dokumen diperiksa, tekan tombol "Ajukan" atau "Kirim" untuk meneruskan permohonan. -
Tunggu proses verifikasi
BSI akan melakukan pemeriksaan terhadap data yang diberikan dan menghubungi calon nasabah terkait jadwal survei usaha. -
Ikuti proses akad
Apabila pengajuan disetujui, calon nasabah akan diundang untuk melakukan penandatanganan akad pembiayaan syariah. -
Pencairan dana
Setelah proses pembiayaan selesai sesuai ketentuan, dana akan dicairkan ke rekening BSI.
Selain melalui layanan daring, pengajuan KUR BSI 2026 juga dapat dilakukan secara langsung. Pelaku usaha dapat mendatangi kantor cabang BSI terdekat dengan membawa seluruh dokumen yang menjadi persyaratan.
Perhatikan Kemampuan Membayar Sebelum Mengajukan
KUR BSI 2026 dapat menjadi alternatif bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnis. Namun, keputusan mengambil pembiayaan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan dan kebutuhan usaha.
Calon nasabah sebaiknya menghitung kemampuan membayar angsuran sebelum menentukan plafon. Arus kas usaha perlu diperhatikan agar kewajiban pembayaran tidak mengganggu kebutuhan operasional sehari-hari.
Penggunaan dana juga sebaiknya diarahkan untuk kebutuhan produktif. Tambahan modal yang digunakan secara tepat dapat membantu meningkatkan kapasitas usaha, memenuhi permintaan pelanggan, maupun memperluas kegiatan bisnis.
Selain itu, calon nasabah perlu memahami seluruh ketentuan pembiayaan sebelum menyelesaikan pengajuan. Informasi mengenai plafon, tenor, angsuran, persyaratan, serta proses pencairan sebaiknya dikonfirmasi kembali kepada pihak BSI.
Dengan pilihan plafon mulai Rp1 juta hingga maksimal Rp500 juta, KUR BSI 2026 menawarkan beberapa kategori pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan skala kebutuhan pelaku UMKM. Untuk kebutuhan hingga Rp100 juta, KUR Mikro menjadi salah satu pilihan yang tersedia.
Bagi pelaku usaha yang memenuhi persyaratan dan membutuhkan tambahan modal, pengajuan dapat dilakukan secara daring melalui Salam Digital maupun secara langsung di kantor cabang BSI. Pastikan seluruh dokumen dan informasi yang diperlukan telah disiapkan agar proses pengajuan dapat berjalan sesuai ketentuan.
(seo)


























