Logo Bloomberg Technoz

Harga Gas Eropa Naik di Tengah Risiko Pasokan Timur Tengah

News
02 September 2026 16:15

Pipa gas alam Eropa./dok. Bloomberg
Pipa gas alam Eropa./dok. Bloomberg

Kai Wilson dan Priscila Azevedo Rocha - Bloomberg News

Bloomberg, Harga gas alam Eropa naik selama tiga hari berturut-turut seiring kembali memanasnya konflik antara AS dan Iran yang meredupkan harapan akan pulihnya aliran energi melalui Selat Hormuz dalam waktu dekat.

Kontrak berjangka acuan sempat melonjak hingga 4,3% pada Rabu sebelum akhirnya sedikit terkoreksi. Harga masih bertahan di dekat level tertinggi harian sejak Januari 2023, di mana kontrak Oktober telah mencatat kenaikan sekitar 10% sepanjang pekan ini.


AS melancarkan serangan hari kedua terhadap Iran, sementara Presiden Donald Trump meremehkan peluang tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung lebih dari enam bulan tersebut. Konflik ini telah memangkas sekitar seperlima pasokan global, dan arus pengiriman melalui Selat Hormuz praktis terhenti.

"Kami tidak memperkirakan akan terjadi krisis energi seperti 2022, tetapi Eropa secara struktural tetap rentan terhadap guncangan pasokan gas lainnya," ujar Tancrède Fulop, analis senior di Morningstar.