Logo Bloomberg Technoz

Salah satunya adalah Facebook Stories. Fitur ini memungkinkan pengguna membagikan konten dalam format singkat yang akan tersedia selama 24 jam sebelum tidak lagi ditampilkan secara publik.

Walaupun masa tayangnya terbatas, Facebook memberikan opsi agar cerita yang telah dibagikan dapat tersimpan di bagian arsip. Arsip tersebut bersifat pribadi sehingga pengguna dapat mengakses kembali cerita lama melalui akun masing-masing.

Tata Cara Melihat Arsip Cerita di FB

Pengguna dapat mengecek kumpulan Story lama melalui halaman profil Facebook. Menu yang perlu dibuka berada pada bagian arsip profil.

Berikut tata cara melihat arsip cerita di FB yang dapat dilakukan melalui aplikasi Facebook:

  1. Buka aplikasi Facebook pada perangkat yang digunakan.

  2. Ketuk ikon tiga garis yang berada di bagian kanan atas halaman Facebook.

  3. Pilih nama profil untuk masuk ke halaman profil pribadi.

  4. Cari ikon tiga titik yang berada di bawah foto sampul atau foto profil, kemudian ketuk menu tersebut.

  5. Pilih opsi "Arsip" untuk membuka halaman arsip pada profil.

  6. Setelah halaman arsip terbuka, pilih "Arsip Cerita" atau "Archive Stories" yang berada di bagian atas.

  7. Setelah masuk ke menu tersebut, pengguna dapat melihat berbagai cerita yang sebelumnya pernah dibagikan dan tersimpan dalam arsip.

Posisi menu pada aplikasi dapat mengalami perubahan mengikuti pembaruan Facebook. Karena itu, pengguna mungkin menemukan tampilan yang sedikit berbeda tergantung versi aplikasi atau perangkat yang digunakan.

Apabila cerita lama tidak ditemukan, salah satu hal yang perlu diperiksa adalah pengaturan arsip. Cerita yang dibagikan sebelum fitur arsip diaktifkan belum tentu tersedia dalam kumpulan arsip tersebut.

Cara Mengaktifkan Arsip Story Facebook

Sebelum mencari cerita lama, pengguna perlu memastikan fitur penyimpanan ke arsip sudah aktif. Pengaturan ini memungkinkan Facebook menyimpan Story setelah masa tayangnya berakhir.

Jika fitur tersebut belum aktif, pengguna dapat mengaktifkannya melalui halaman profil dengan mengikuti langkah berikut:

  1. Buka aplikasi Facebook dan masuk ke akun pribadi.

  2. Ketuk foto profil yang berada di bagian kanan atas halaman.

  3. Pilih nama akun untuk membuka halaman profil.

  4. Ketuk ikon tiga titik atau menu opsi yang terdapat di bagian bawah foto profil.

  5. Pilih "Arsip" untuk masuk ke halaman pengelolaan arsip.

  6. Selanjutnya, pilih "Arsip Cerita" pada bagian atas halaman.

  7. Setelah masuk ke halaman tersebut, cari ikon roda gigi atau gear yang berada di pojok kanan atas.

  8. Aktifkan pilihan "Simpan ke Arsip" dengan menggeser tombol ke posisi aktif.

Setelah pengaturan tersebut diaktifkan, cerita yang telah melewati masa tayang 24 jam dapat disimpan ke dalam arsip pribadi. Pengguna kemudian dapat mengaksesnya kembali melalui menu Arsip Cerita.

Fitur ini cukup berguna bagi pengguna yang sering membagikan berbagai momen melalui Facebook Stories. Foto atau video yang sudah tidak tampil sebagai Story masih dapat ditemukan kembali selama memenuhi ketentuan penyimpanan Facebook.

Mengapa Arsip Cerita Perlu Diaktifkan?

Keberadaan arsip memberikan pengguna kesempatan untuk menyimpan rekam jejak Stories tanpa harus menampilkannya kembali kepada orang lain. Dengan demikian, konten lama tetap dapat diakses secara pribadi meskipun sudah melewati batas waktu tayang.

Berbeda dengan Story yang dapat dilihat oleh orang lain sesuai pengaturan privasi, arsip cerita berfungsi sebagai tempat penyimpanan pribadi. Pengguna dapat membuka kembali konten tersebut untuk sekadar melihatnya atau menggunakannya kembali sesuai fitur yang tersedia.

Namun, pengguna juga perlu memahami bahwa arsip tidak sama dengan tempat penyimpanan permanen untuk semua konten yang pernah dibuat. Apabila sebuah cerita dihapus sebelum masuk atau tersimpan dalam arsip, konten tersebut dapat tidak tersedia melalui menu tersebut.

Oleh sebab itu, mengaktifkan fitur "Simpan ke Arsip" sejak awal menjadi langkah penting bagi pengguna yang ingin menyimpan riwayat Facebook Stories.

Selain itu, pengguna sebaiknya memastikan aplikasi Facebook yang digunakan telah diperbarui. Pembaruan aplikasi dapat membawa perubahan pada tampilan menu maupun lokasi sejumlah pengaturan.

Jika menu Arsip Cerita tidak langsung terlihat, pengguna dapat memeriksa bagian profil dan menu pengaturan yang berkaitan dengan arsip. Nama menu juga dapat berbeda antara satu versi aplikasi dengan versi lainnya.

Pada dasarnya, proses untuk menemukan Story lama tidak membutuhkan langkah yang rumit. Pengguna hanya perlu masuk ke profil, membuka menu Arsip, kemudian memilih Arsip Cerita.

Sementara itu, untuk cerita yang akan datang, fitur penyimpanan arsip perlu dipastikan dalam keadaan aktif. Dengan pengaturan tersebut, Story yang telah melewati masa tayang dapat tersimpan secara otomatis di bagian arsip.

Tata cara melihat arsip cerita di FB tersebut dapat digunakan untuk menemukan kembali berbagai foto, video, maupun unggahan lain yang pernah dibagikan melalui Facebook Stories.

Dengan memahami cara mengakses sekaligus mengaktifkan fitur arsip, pengguna tidak perlu khawatir kehilangan jejak berbagai momen yang sebelumnya dibagikan melalui Story setelah masa tayangnya berakhir.

(seo)

No more pages