Netanyahu, yang tengah berupaya mengamankan dukungan dari pemilih berhaluan kanan menjelang pemilihan umum bulan depan, mengatakan Al-Arabeed “berupaya memulihkan pemerintahan Hamas di Gaza”, melancarkan serangan terhadap pasukan dan warga sipil Israel, serta menentang upaya demiliterisasi wilayah tersebut.
Hamas mengatakan para pejuangnya menewaskan beberapa tentara Israel selama operasi tersebut, meski Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membantah adanya korban di pihaknya.
Gencatan senjata disepakati pada Oktober lalu sebagai tahap pertama dari rencana Presiden AS Donald Trump untuk membangun kembali Gaza dan menarik pasukan Israel—yang saat ini menguasai sekitar 65% wilayah yang hancur tersebut. Israel dan AS menyatakan Hamas harus melucuti senjata sebagai langkah pertama.
Hamas menginginkan pasukan Israel meninggalkan Gaza sebelum kelompok tersebut melucuti senjatanya.
“Langkah-langkah eskalasi yang disengaja oleh Pendudukan ini bertujuan untuk merusak perjanjian gencatan senjata, menyabotase upaya untuk menyelesaikan implementasinya, dan menciptakan kondisi bagi kelanjutan perang,” kata Hamas setelah serangan Israel tersebut.
Hamas mengatakan pihaknya membahas peristiwa pada Selasa itu dengan Nickolay Mladenov, pejabat senior di Dewan Perdamaian Trump, konsorsium internasional yang ditugaskan untuk mengimplementasikan rencana AS tersebut. Dewan Perdamaian tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Bloomberg.
Israel mengatakan operasi militernya selama gencatan senjata diperlukan untuk menghadapi ancaman Hamas atau menyingkirkan warga Palestina yang terlibat dalam serangan 7 Oktober. Serangan Israel telah menewaskan lebih dari 1.300 warga Palestina sejak gencatan senjata dimulai, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas.
Mladenov mengkritik Israel karena dinilai terlalu agresif.
“Setiap penggunaan kekuatan yang tidak menjawab ancaman yang segera terjadi akan membuat proses ini kehilangan sesuatu yang sangat sulit untuk diperoleh kembali,” katanya kepada Dewan Keamanan PBB pekan lalu.
(bbn)






























