Produksi Smelter Nikel di IMIP Terancam Turun 40% Imbas El Niño
Azura Yumna Ramadani Purnama
02 September 2026 11:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengamini kawasan basis nikel di Sulawesi Tengah itu tengah terdampak fenomena El Niño pada tahun ini, sehingga berpotensi menurunkan produksi dari smelter di sentra industri tersebut sekitar 30%—40%.
Head of Media Relations PT IMIP Dedy Kurniawan tidak menampik fenomena El Niño mengakibatkan terjadinya kekeringan di Morowali, Sulawesi Tengah hingga memengaruhi operasional smelter nikel yang menggunakan air dalam proses produksinya.
Dia menyatakan sumber daya air menjadi salah satu sumber energi utama penyokong operasional smelter nikel hidrometalurgi berbasis high pressure acid leaching (HPAL), pabrik produksi kokas atau coke, serta pendukung pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
“Mengenai faktor El Niño, kondisi cuaca yang lebih kering dan panjang diketahui menyebabkan penurunan potensi curah hujan di Indonesia, termasuk di lingkup Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah sebagai lokasi operasional industri IMIP. Hal ini karena El Niño memengaruhi debit air sungai,” kata Dedy ketika dihubungi, Rabu (2/9/2026).
“Ditaksir dari keseluruhan operasional industri di IMIP, El Niño melambatkan laju produksi hingga mengakibatkan 30%—40% penurunan produksi,” tegas Dedy.




























