Logo Bloomberg Technoz

Nilai Ekspor Batu Bara Januari-Juli Naik 4,75%, Tapi Volume Turun

Sabrina Mulia Rhamadanty
01 September 2026 18:20

Tongkang pengangkut batu bara ditambatkan di penginapan Sungai Mahakam Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Tongkang pengangkut batu bara ditambatkan di penginapan Sungai Mahakam Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor komoditas unggulan Indonesia, batu bara, mengalami tren penguatan dari sisi nilai meski mengalami penurunan volume selama periode Januari-Juli 2026.

Berdasarkan data BPS, nilai ekspor batu bara meningkat 4,75% dari US$13,81 miliar menjadi US$14,47 miliar. 

Namun, peningkatan nilai ekspor tersebut bertolak belakang dengan volume pengiriman batu bara ke pasar internasional yang turun 6,17%, yaitu dari 214,71 juta ton menjadi 201,47 juta ton.


“Nilai ekspor batu bara naik 4,75% secara kumulatif,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono dalam konferensi pers pada Selasa (1/9/2026).

Pertumbuhan nilai ekspor yang terjadi di tengah penurunan volume pengiriman ini didorong oleh kenaikan harga batu bara global. Tingginya harga acuan internasional membuat pundi-pundi devisa negara dari sektor tambang tetap bertumbuh subur meski kuantitas barang yang dikirim ke negara tujuan melandai.