Logo Bloomberg Technoz

Nikel Terimbas El Niño, FINI Sebut Smelter di Sulawesi Masih Aman

Sabrina Mulia Rhamadanty
31 August 2026 14:50

Kompleks pengolahan nikel yang dioperasikan oleh PT Vale Indonesia di Sorowako, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/6/2022). (Dimas Ardian/Bloomberg)
Kompleks pengolahan nikel yang dioperasikan oleh PT Vale Indonesia di Sorowako, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/6/2022). (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) menyatakan proyek pengolahan dan pemurnian atau smelter nikel di Sulawesi secara umum belum terkena dampak langsung dari fenomena El Niño tahun ini.

“Saat ini belum ada lokasi proyek pengolahan dan pemurnian nikel lainnya yang terdampak secara langsung akibat fenomena El Niño tahun ini,” ungkap Ketua Umum FINI Arif Perdana Kusumah saat dihubungi, Senin (31/8/2026).

Kendati demikian, Arif menegaskan sejumlah langkah pencegahan tetap dijalankan oleh para pelaku usaha untuk menghadapi musim kemarau yang lebih kering dan panjang.


“Akan tetapi, langkah-langkah antisipasi masing-masing pelaku usaha tentunya telah dijalankan mengingat fenomena El Niño 2026 telah menyebabkan musim kemarau yang jauh lebih kering, panas, dan panjang di sebagian besar wilayah Sulawesi,” jelasnya.

Di sisi lain, FINI menyebut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kondisi kering akibat El Niño ini berpotensi bertahan hingga kuartal pertama tahun depan atau sekitar April 2027.