Tekan Kebocoran, Pertamina Registrasi 79,7 Juta NIK Buat LPG 3 Kg
Sabrina Mulia Rhamadanty
26 August 2026 15:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Pertamina (Persero) melaporkan telah mencatat sebanyak 79,7 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) konsumen penerima liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram atau Gas Melon untuk menutup celah kebocoran subsidi di masyarakat.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza menyampaikan perseroan telah mengintegrasikan data pengguna dan telah dicocokkan dengan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Untuk LPG 3 kilogram kami telah mendaftarkan 79,7 juta NIK konsumen dalam sistem subsidi tepat dan memadankan data tersebut dengan data Dukcapil dan data DTKS,” ungkap Oki dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Oki juga menjelaskan pengetatan ini tidak hanya berlaku untuk LPG bersubsidi, melainkan juga pada bahan bakar minyak (BBM).
Pertamina, menurutnya, telah menerapkan sistem QR Code secara penuh untuk transaksi pengisian Solar dan Pertalite di 514 kabupaten dan kota, serta memodernisasi digitalisasi layanan di lebih dari 8.000 SPBU di seluruh Indonesia.

































