Menguji Destry, Nahkoda Baru Bank Indonesia
Andrean Kristianto
26 August 2026 14:35
Bloomberg Technoz, Jakarta - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengadakan pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test bagi calon Gubernur Bank Indonesia (BI) pada hari ini Rabu, 26 Agustus 2026.
Calon Gubernur Bank Indonesia yang sekaligus menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI, Destry Damayanti, menjalani uji kelayakan hari ini.
Baca Juga
Dalam uji kelayakan bersama Komisi XI DPR RI hari ini, Destry mengungkapkan sejumlah tantangan kelembagaan yang dihadapi oleh pihak bank sentral RI ini di tengah perubahan struktural ekonomi global dan domestik yang semakin kompleks.
"Bila sebelumnya tantangan berkaitan dengan isu sentral, perkembangan terkini menunjukkan berbagai perubahan struktural yang ditandai dengan kondisi geopolitik yang makin terfragmentasi pasar keuangan yang perutan tergejolak hingga digitalisasi dan resikonya yang perlu dikelola dengan baik," kata Destry.
Ia mengatakan penguatan mandat BI melalui amendemen Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang belum lama ini disahkan pada 2026 justru kini kian mempertegas peran bank sentral.
Sebab tidak hanya bertugas menjaga stabilitas nilai rupiah, stabilitas sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan. BI juga menjalankan bauran kebijakan untuk menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif bagi pertumbuhan sektoral dan penciptaan lapangan kerja.
Dalam tantangan global, Destry memaparkan berbagai risiko seperti konflik geopolitik, perlambatan ekonomi dan meningkatnya inflasi global, higher for longer dan volatilitas aliran modal ken negara-negara berkembang dan perkembangan serta risiko digitalisasi yang menurutnya harus dikelola dengan baik.
Namun demikian, di tengah tantangan tersebut, Destry menilai bahwa fundamental perekonomian Indonesia tetap bekerja baik dan berdaya tahan.
(dre)


























