Logo Bloomberg Technoz

Hashim: CCUS Bisa Pertahankan Energi Fosil demi Target Ekonomi 8%

Sabrina Mulia Rhamadanty
26 August 2026 15:00

Hashim Djojohadikusumo. (Victor J. Blue/Bloomberg)
Hashim Djojohadikusumo. (Victor J. Blue/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Perubahan Iklim, Hashim Djojohadikusumo menyatakan teknologi carbon capture and utilization storage (CCUS) menjadi kunci untuk tetap memanfaatkan energi fosil sekaligus mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.

“Kita ingin mencapai pertumbuhan ekonomi setidaknya 8% dalam beberapa tahun ke depan, dan salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan seluruh sumber daya alam yang kita miliki, termasuk bahan bakar fosil dan sumber energi lainnya. Teknologi carbon capture and utilization akan makin memperkuat berbagai elemen,” kata Hashim dalam acara The 4th International & Indonesia Carbon Capture and Storage (IICCS) Forum 2026, Rabu (26/8/2026).

Hashim menjelaskan pemerintah tidak akan meninggalkan bahan bakar fosil begitu saja demi mengejar target ekonomi.


Alih-alih, tegasnya, pemerintah memilih untuk memperkuat efisiensi pemanfaatan energi fosil dengan mengintegrasikan inovasi teknologi penangkap karbon.

“Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mencapai target net zero [nol emisi karbon] pada 2060. Bapak Prabowo berpandangan kita bisa mempercepat pencapaian tersebut, tetapi Indonesia tidak ingin melakukan 'bunuh diri' ekonomi,” katanya.

Fasilitas gas alam cair (LNG) dan penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) Gorgon, yang dioperasikan oleh Chevron Corp./Bloomberg-Lisa Maree Williams