AS Ancam Bubarkan ICC, PM Jepang Tegaskan Bakal Lindungi Lembaga
News
26 August 2026 15:10

Alastair Gale - Bloomberg News
Bloomberg, Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan bahwa Jepang akan membela Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) di tengah meningkatnya tekanan dari Amerika Serikat (AS), yang terbaru melalui sanksi terhadap presiden ICC yang berasal dari Jepang.
"Sebagai penyumbang dana terbesar bagi ICC, kami harus melindungi lembaga penting ini," ujar Takaichi pada Selasa (25/8) saat memberikan pernyataan terkait langkah AS pekan lalu yang menjatuhkan sanksi kepada Presiden ICC Tomoko Akane.
Setelah awalnya sekadar menyampaikan rasa "penyesalan" atas tindakan AS tersebut, Takaichi memberikan respons yang jauh lebih tegas pada Selasa dengan menyatakan bahwa ia merasakan "sensasi krisis" yang sama dengan Akane atas keputusan tersebut.
"Kami telah berulang kali melakukan pendekatan ke pihak AS di berbagai tingkatan, bahkan hingga detik-detik terakhir, mendesak agar mereka tidak menetapkan Presiden Akane dalam daftar sanksi," kata Takaichi dalam sebuah konferensi pers.





























