BMKG: Tak Akan Ada Gempa Besar di NTT Dalam Waktu Dekat
Dovana Hasiana
26 August 2026 16:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap para korban gempa bumi M7,7 di Nusa Tenggara Timur masih mengalami trauma dan takut untuk kembali ke rumah. Salah satu alasannya, kekhawatiran akan kembali terjadi gempa berkekuatan besar atau serupa pada Sabtu (15/08/2026).
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, gempa dengan magnitudo besar baru bisa terjadi dalam kurun waktu puluhan tahun sekali. Hal ini adalah fenomena pelepasan energi yang terkumpul sekian lama dari pergerakan bumi.
Selain itu, rentetan gempa yang terus terjadi juga merupakan hal positif. Karena, kata dia, energi tersebut berarti dilepas sedikit demi sedikit untuk menghindari pelepasan besar dalam satu waktu.
"Diperlukan puluhan tahun untuk dapat mengumpulkan energi, melepaskan gempa yang sebesar M7,7. Jadi perlu waktu yang cukup panjang. Sehingga pelepasan yang sedikit demi sedikit ini sebenarnya baik untuk merilis atau melepaskan energi tersebut," kata dia dikutip, Rabu (26/08/2026).
Hingga saat ini, BMKG mencatat sudah terjadi 7.492 gempa susulan dalam kurun 12 hari. Dari jumlah tersebut hanya 33 gempa yang tercatat memiliki kekuatan di atas M5.0; salah satunya tercatat mencapai M6.2. Meski demikian, gempa yang terasa oleh masyarakat setempat mencapai 143 kali.































