Data Kasus ISPA di Kawasan Kebakaran Hutan dan Gempa NTT
Dinda Decembria
26 August 2026 11:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap sejumlah dampak kesehatan yang muncul di wilayah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kawasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, mengatakan dampak kesehatan juga muncul akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan. Kemenkes mencatat penduduk terdampak mencapai sekitar 3,4 juta orang yang tersebar di tujuh provinsi, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
Meski demikian, Kemenkes menyatakan belum terdapat korban meninggal akibat dampak kesehatan karhutla tersebut. Tercatat dua orang mengalami luka berat atau menjalani rawat inap, sementara 42 orang mengalami luka ringan.
Agus mengatakan peningkatan kasus ISPA juga terpantau di sejumlah daerah yang terdampak karhutla. Di Kalimantan Tengah, misalnya, tercatat sekitar 3.000 kasus ISPA selama periode 10-16 Agustus 2026, dengan 41 pasien menjalani rawat inap.
Sementara di Kalimantan Barat, kasus ISPA yang tercatat sejak 1 Januari hingga 7 Agustus 2026 mencapai 165.747 kasus. Peningkatan kasus ISPA juga terjadi di Kalimantan Selatan dengan jumlah sekitar 18.000 kasus serta di Riau.

































