CEO VW Temui Karyawan Bahas Rencana PHK 100 Ribu Orang
News
25 August 2026 17:20

William Wilkes dan Sasha Draeger-Mazer - Bloomberg News
Bloomberg, Chief Executive Officer (CEO) Volkswagen AG Oliver Blume menyatakan bahwa sekitar separuh dari pengurangan tenaga kerja tambahan perusahaan harus dilakukan di Jerman, sebuah langkah yang meningkatkan ketegangan dalam konflik restrukturisasi yang kian merenggangkan hubungan manajemen dengan para karyawan.
Saat berbicara di hadapan ribuan pekerja di pabrik utama Wolfsburg pada Selasa (25/8), Blume menegaskan bahwa langkah ini mendesak untuk diambil karena biaya tetap produsen otomotif tersebut berada 30% di atas para pesaingnya. Ia menambahkan bahwa angka pengurangan 50.000 pekerja secara global yang sering dikutip belakangan ini merupakan kalkulasi teoritis dan bukan target tetap.
"Rencana masa depan kita adalah program transformasi terbesar dalam sejarah perusahaan," ujar Blume. "Setiap orang kini harus mengambil bagian."
Pihak serikat pekerja tetap melancarkan perlawanan keras. Ketua Dewan Kerja Daniela Cavallo dalam pernyataan terpisah pada Selasa menegaskan bahwa kepercayaan terhadap manajemen—khususnya sang CEO—telah "rusak, meski belum sampai tahap tidak bisa diperbaiki, tetapi memang sudah rusak."
































