Logo Bloomberg Technoz

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Dovana Hasiana
21 August 2026 19:30

Potret Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan. (Dok. BNPB)
Potret Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan. (Dok. BNPB)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Data Sipongi Kementerian Kehutanan mencatat kenaikan titik panas atau hotspot pada hari ini, Jumat (21/08/2026). Demikian pula dengan data prakiraan Deputi bidang Klimatologi BMKG yang mencatat kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan tidak sehat hingga berbahaya.

Sebelumnya, Kemhut memaparkan total titik panas pada Kamis (20/08/2026) mencapai 950 titik atau turun dratis hingga 56,2% dari hari sebelumnya. Data ini diungkap di tengah kabar tentang semakin meluasnya kebakaran hutan dan semakin pekatnya asal di sejumlah wilayah Kalimantan.

Namun berdasarkan pantauan Bloomberg Technoz pada pukul 18.54 WIB, Sipongi mencatat data Satelit Terra-Aqua NASA yang menampilkan total titik panas di Indonesia naik hingga 1.567 titik. Sebanyak 322 titik di antaranya memiliki level keyakinan tinggi atau high -- sebagian besar di Pulau Borneo.


Kualitas Udara Masih Buruk

Sejumlah petugas Manggala Agni Kementerian Kehutanan sebenarnya sempat memberikan laporan terkini kondisi kota-kota besar di Kalimantan; seperti Pontianak, Banjarmasin, Singkawang, Palangkaraya, dan Pangkalanbun. Laporan yang tercatat sekitar pukul 10.42 WIB tersebut menampilkan kondisi udara yang cerah. Daerah-daerah tersebut pun tak diselimuti kabut seperti banyak video beredar.