Logo Bloomberg Technoz

Saham WSKT pernah menyentuh harga tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di Rp2.711 per saham pada Februari 2018. Namun, sejak saat itu, saham WSKT terus mengalami penurunan drastis hingga mencapai posisi Rp202 pada Mei 2023 tepat sebelum disuspensi.

Periode suspensi saham WSKT telah berlangsung lebih dari tiga tahun, hingga menghadapi risiko delisting yang relatif paling besar. 

Laju Harga Saham WSKT (Bloomberg)
  • Harga tertinggi saham WSKT: Rp2.711 per saham
  • Harga terendah: Rp202 per saham
  • Status: Disuspensi dan dalam pemantauan khusus oleh otoritas BEI

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

Saham WIKA mengalami penurunan 93% dari titik posisi harga tertingginya, dengan harga penutupan pada Februari 2025 di Rp204 per saham. Penurunan ini terjadi imbas perusahaan merugi Rp2,27 triliun, terlebih lagi kerugian terus berlanjut dan membesar pada 2025 menjadi Rp9,71 triliun.

Saham WIKA mencapai harga tertinggi sepanjang masa Rp3.002 per saham pada Januari 2015. Sejak saat itu, saham mengalami penurunan amat signifikan, hingga sempat mencapai Rp86 per saham pada Juni 2024. Penurunan ini mencerminkan kecemasan keberlangsungan usaha oleh investor.

Laju Harga Saham WIKA (Bloomberg)

Lebih jauh, gagal bayar atau penundaan pembayaran kewajiban, jadi perhatian utama. WIKA menunda pembayaran pokok, kupon bunga obligasi, serta pendapatan bagi hasil sukuk. Penundaan tersebut turut dinilai oleh BEI sebagai indikasi adanya masalah keuangan dan keberlangsungan usaha (going concern) perseroan.

Saham WIKA kali pertama mengalami suspensi pada 18 Desember 2023. Kemudian dibuka kembali dan 'digembok' lagi pada Februari 2025.

Periode suspensi diperpanjang pada November 2025, Februari 2026, hingga Agustus 2026. Dengan demikian, saham WIKA telah disuspensi selama 1 tahun 6 bulan.

  • Harga tertinggi saham WIKA: Rp3.002 per saham
  • Harga terendah: Rp86 per saham
  • Status: Disuspensi dan dalam pemantauan khusus oleh otoritas BEI

PT Indofarma Tbk (INAF)

INAF juga  mengalami penurunan tajam harga saham hingga lebih dari 98% point–to–point dari posisi tertingginya, sampai dengan siang hari ini, Jumat (21/8/2026) di posisi Rp126 per saham. Saham INAF pun berstatus suspensi.

Saham INAF pernah menyentuh harga tertinggi sepanjang masa di Rp6.975 per saham pada Januari 2021. Namun, sejak saat itu, saham INAF  terus mengalami penurunan drastis hingga mencapai posisi Rp126 pada Juli 2024 tepat sebelum disuspensi.

Penurunan ini mencerminkan respons pasar terhadap pemulihan kinerja yang masih minim menyoal perbaikan kondisi keuangan dan operasional.

Laju Harga Saham INAF (Bloomberg)

Yang juga menjadi perhatian, periode suspensi saham INAF telah berlangsung lebih dari dua tahun, hingga menghadapi risiko delisting yang cukup besar. 

  • Harga tertinggi saham INAF: Rp6.975 per saham
  • Harga terendah: Rp126 per saham (penutupan harga saham sebelum disuspensi)
  • Status: Disuspensi dan dalam pemantauan khusus oleh otoritas BEI

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI)

Biarpun disebut–sebut lebih baik dari sisi masih diperdagangkan secara efektif di papan perdagangan, saham ADHI mengalami kejatuhan lebih dari 95% dari posisi puncaknya. Harga penutupan Agustus 2026 tengah berada di Rp133 per saham.

Laju Harga Saham ADHI (Bloomberg)

Saham ADHI sempat mencapai harga tertinggi sepanjang masa Rp2.952 per saham pada Februari 2015. Sejak saat itu, saham mengalami penurunan amat signifikan, hingga mencapai posisi Rp133 per saham pada Agustus 2026, per hari ini..

Penurunan ini mencerminkan performa fundamental perusahaan yang berangsur–angsur menurun hingga puncaknya mencatat kerugian dalam dua laporan keuangan tahunan terbaru, 2024–2025. Kerugian pun bertambah dalam secara signifikan.

  • Harga tertinggi saham ADHI: Rp2.952 per saham
  • Harga terendah: Rp133 per saham
  • Status: Efektif diperdagangkan di papan perdagangan BEI 

(riset/aji)

No more pages