Logo Bloomberg Technoz

Nasib Saham-saham BUMN yang Merugi: Suspensi & Ancaman Delisting

Tim Riset Bloomberg Technoz
21 August 2026 16:52

Daftar utang BUMN Karya (Infografis/Bloomberg Technoz)
Daftar utang BUMN Karya (Infografis/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyoroti performa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Pidato Kenegaraan di Gedung MPR/DPR/DPD, akhir pekan lalu. Bagaimana nasib saham berbagai BUMN tersebut?

Di samping terus–menerus mencatat kerugian, tiga dari empat BUMN itu, ternyata sahamnya pun tengah disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Kondisi ini menyeret investor di tengah ketidakpastian, terlebih ancaman delisting terbuka lebar di depan mata.

Menelisik lebih jauh, terdapat tiga dari empat BUMN yang merugi bertahun-tahun yang sahamnya tengah disuspensi BEI. Mereka adalah PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan PT Indofarma Tbk (INAF), Hanya PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) yang sahamnya masih diperdagangkan secara efektif di pasar saham.


PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT)

Harga saham WSKT mengalami penurunan tajam hingga lebih dari 92% point–to–point dari posisi tertingginya, sampai dengan siang hari ini, Jumat (21/8/2026) di posisi Rp202 per saham. Saham WSKT masih disuspensi oleh BEI.