Daftar BUMN yang Rugi Bertahun-tahun
Tim Riset Bloomberg Technoz
20 August 2026 07:14

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyinggung keras soal performa Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kepala Negara menyebut terlalu banyak BUMN yang terus merugi.
"Terlalu banyak BUMN yang tidak produktif. Rugi terus, laporannya untung. Ngarang saja itu untungnya itu," tegasnya dalam Pidato Kenegaraan di Gedung MPR/DPR/DPD, akhir pekan lalu.
Prabowo menambahkan, jumlah BUMN memang terlalu banyak. Termasuk anak-cucu perusahaan, terdapat 1.074 BUMN.
Oleh karena itu, pemerintah akan terus melakukan konsolidasi dan perampingan BUMN. Prabowo melaporkan sudah menutup 290 BUMN.
“Pada akhir tahun ini, kita targetkan hanya memiliki paling banyak 300 BUMN, 750 BUMN lebih akan kita tutup. Hanya yang produktif, hanya yang menciptakan nilai tambah akan kita pertahankan,” ungkapnya.































