Logo Bloomberg Technoz

Karhutla Kalimantan, Kemhut Klaim Titik Panas dan Asap Turun

Dovana Hasiana
21 August 2026 13:20

Potret Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan. (Dok. BNPB)
Potret Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan. (Dok. BNPB)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemhut) melaporkan adanya penurunan titik panas atau hotspot di seluruh Indonesia pada hari ini, Jumat (21/08/2026). Adapun, jumlah titik panas itu turun dari 627 titik menjadi 121 titik per 10.42 WIB. 

"Kondisi di sejumlah wilayah terus dipantau, upaya penanganan dan pencegahan terus dilakukan untuk meminimalkan perluasan titik api dan dampak asap," sebagaimana dikutip melalui akun Instagram Kementerian Kehutanan, Jumat (21/08/2026). 

Di sisi lain, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan Ristianto Pribadi mengatakan pemerintah terus meningkatkan operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, terutama di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. 


Berdasarkan pemutakhiran Sistem Pemantauan Karhutla (SIPONGI) Kementerian Kehutanan, pemantauan Satelit NASA-MODIS/Terra-Aqua dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence menunjukkan perkembangan hotspot yang dinamis selama 17–19 Agustus 2026.

Secara kumulatif selama 17–19 Agustus 2026, terdeteksi 367 hotspot berkepercayaan tinggi di Kalimantan Barat, 343 hotspot di Kalimantan Tengah, dan 40 hotspot di Kalimantan Selatan. Dengan demikian, total hotspot berkepercayaan tinggi di ketiga provinsi selama periode tersebut mencapai 750 titik.