"Untuk mengurangi dampak asap terhadap warga, pemerintah terus memantau sebaran asap, arah angin, jarak pandang, dan kualitas udara bersama BMKG dan pemerintah daerah. Informasi tersebut menjadi dasar penyampaian peringatan dan langkah perlindungan masyarakat," ujarnya.
Pemerintah mengimbau warga di wilayah terdampak untuk menggunakan masker, membatasi aktivitas luar ruang ketika kualitas udara memburuk, berhati-hati saat berkendara, dan segera mengakses layanan kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan titik api atau kepulan asap kepada BPBD, Manggala Agni, atau posko terdekat.
(dov/frg)
No more pages


























