Logo Bloomberg Technoz

Dividen BUMN Dikelola Danantara, PNBP 2027 Diproyeksi Turun 10%

Redaksi
18 August 2026 19:40

Karyawan membawa mata uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan membawa mata uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah menargetkan pemasukan yang berasal dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) hanya mencapai Rp517,4 triliun.

“Pada RAPBN tahun 2027, PNBP diperkirakan mencapai Rp517.410,8 miliar atau terkontraksi 10% dari outlook tahun 2026,” sebut Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2027, dikutip Selasa (18/8/2026).

Secara rinci, PNBP 2027 terdiri atas Pendapatan Sumber Daya Alam (SDA) sebesar Rp283,4 triliun, PNBP Lainnya Rp114,0 triliun, Pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) Rp117,9 triliun, serta Pendapatan dari Kekayaan Negara yang Dipisahkan sebesar Rp2,1 triliun.


Pendapatan dari kekayaan negara ini turun cukup tinggi, lantaran di dalam proyeksi 2026, pos ini diproyeksi dapat menyumbang Rp56,4 triliun.

“Hal ini terutama terkait pengalihan pengelolaan setoran dividen BUMN kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sejalan dengan pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara memberikan tekanan terhadap penerimaan Kekayaan Negara Dipisahkan (KND),” sebut dokumen tersebut.