Nominal Defisit APBN Naik Dua Kali Lipat dalam Kurun 5 Tahun
Mis Fransiska Dewi
14 August 2026 18:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Total defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diketahui meningkat dua kali lipat atau 100% dalam kurun waktu lima tahun terakhir sejak realisasi 2023 hingga target 2027. Sebagai gambaran, nilai defisit anggaran pada 2023 tercatat Rp337 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp671 triliun pada 2027.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait perkembangan defisit anggaran periode 2023-2027 yang dipaparkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, defisit APBN pada 2023 tercatat Rp 337 triliun atau 1,61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Pada periode tersebut, kondisi keseimbangan primer masih tercatat surplus Rp102,6 triliun.
"Selanjutnya, pada 2024, defisit anggaran tercatat melonjak hingga Rp509,2 triliun atau 2,3% terhadap PDB. Saat itu, keseimbangan primer mulai mencatatkan kondisi negatif Rp20,7 triliun," tercantum dalam paparan Purbaya saat Konferensi Pers Rancangan APBN 2027 dan Nota Keuangan di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Kemudian, pada 2025, defisit anggaran kembali meningkat menjadi Rp670,3 triliun atau 2,81% terhadap PDB. Kondisi keseimbangan primer mengalami defisit yang semakin dalam, yakni mencapai Rp155,9 triliun.
Pada tahun ini, defisit anggaran diperkirakan mencapai Rp734,3 triliun atau 2,85% terhadap PDB, dengan kondisi keseimbangan primer negatif Rp152,1 triliun.






























