Logo Bloomberg Technoz

Peningkatan permintaan ini didorong oleh kebutuhan akan penyimpanan baterai untuk menggerakkan pusat data kecerdasan buatan (AI) yang berkembang pesat.

"Pasar litium tidak sejalan dengan kondisi yang sebenarnya terjadi," ujar Chris Berry, pendiri perusahaan konsultan House Mountain Partners. "Permintaan litium saat ini bisa dibilang lebih kuat dibandingkan siklus-siklus sebelumnya," katanya, seraya menambahkan bahwa pasokan baru "masih sulit dan membutuhkan modal besar untuk direalisasikan."

Harga Litium Mengalami Fluktuasi Tajam. (Bloomberg)

Kontrak berjangka litium karbonat pertama kali diperdagangkan di Guangzhou Futures Exchange (GFEX) pada tahun 2023. 

Langkah ini kala itu dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan transparansi dalam penetapan harga litium serta memberikan cara yang lebih efektif bagi produsen dan pembeli untuk melakukan lindung nilai (hedging) terhadap risiko. Peluncuran tersebut turut mendorong aktivitas perdagangan kontrak berjangka litium milik CME Group.

Open interest (jumlah kontrak terbuka) dan volume perdagangan di bursa Guangzhou, yang dikenal GFEX, telah melonjak hingga mencapai rekor tertinggi dalam setahun terakhir. Namun, fluktuasi harga berulang kali memaksa pihak bursa untuk turun tangan membatasi posisi baru atau menaikkan biaya perdagangan guna meredam volatilitas.

Kontrak litium paling aktif di bursa tersebut sempat anjlok 9% dalam dua hari pada Juni, setelah laporan mengenai pemberitahuan penilaian lahan awal dari pemerintah memicu spekulasi bahwa tambang tersebut mungkin akan dibuka kembali.

Harganya kemudian naik hingga 3% pada Jumat lalu, setelah media lokal melaporkan bahwa tambang tersebut sebenarnya masih ditutup dan masih menunggu persetujuan lingkungan.

"Spekulasi yang terus berlanjut mengenai waktu dan cakupan dimulainya kembali aktivitas penambangan telah memicu hari-hari perdagangan dengan volatilitas tinggi di GFEX, dan dampaknya merembet ke CME," ujar Anna Chadwick, kepala divisi logam baterai di perusahaan pialang komoditas Freight Investor Services.

"Dampak nyata berita tersebut terhadap pasar seharusnya tidak terlalu dramatis, karena sebagian besar dampaknya sudah tercermin dalam harga saat ini. Lonjakan dana spekulatif yang mengalir ke GFEX membuat pasar lebih dipengaruhi oleh posisi perdagangan dan sentimen ketimbang faktor fundamental."

GFEX dan CATL belum menanggapi permintaan komentar.

Persediaan Litium China Menurun. (Bloomberg)

Litium telah melewati masa-masa sulit selama beberapa tahun terakhir setelah lonjakan harga mulai mereda pada tahun 2022, saat pasokan membanjir dan adopsi kendaraan listrik tidak berkembang sesuai dengan ekspektasi pasar yang optimistis. Sejak saat itu, baterai skala besar muncul sebagai pendorong permintaan baru yang mengubah peta pasar.

Albemarle Corp, perusahaan tambang litium besar, menyoroti permintaan yang "luar biasa tinggi" untuk sistem penyimpanan energi stasioner dan peningkatan penjualan kendaraan listrik dalam konferensi laporan keuangan pekan lalu.

Sementara itu, produsen mobil dan baterai asal China, BYD Co, kesulitan memenuhi permintaan untuk baterai "blade" generasi kedua mereka meski telah meningkatkan kapasitas produksi.

Di sisi lain, pasokan tetap terbatas dengan tingkat persediaan yang rendah di kalangan pelaku industri, meski ada peningkatan produksi dari Australia.

Kondisi pasar mungkin akan semakin ketat setelah Zimbabwe—menyumbang sedikit di bawah sepersepuluh dari total produksi tambang—memberlakukan larangan ekspor konsentrat litium mulai 1 Januari.

"Sebagian besar pasokan konsentrat global bisa tertahan di Zimbabwe," kata Cameron Hughes, analis di CRU Group.

"CATL kemungkinan besar akan tetap menjadi produsen baterai terbesar di masa mendatang, dan kondisi pasar seperti ini mau tak mau akan memberikan kekuatan pasar kepada pemain terbesarnya," ujar YJ Lee, manajer investasi di Arcane Green Metal Fund milik 8VantEdge Pte Ltd.

"Namun, seiring berkembangnya pasar litium dan semakin matangnya pasar berjangka GFEX dengan masuknya lebih banyak pelaku institusional global, fungsi penentuan harga pasar seharusnya akan membaik."

(bbn)

No more pages