Proyek Smelter Nikel HPAL Antam & CATL di Haltim Masuk Tahap FID
Muhammad Fikri
11 September 2026 13:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam mengungkapkan salah satu proyek strategis perseroan, yakni smelter nikel hidrometalurgi berbasis high pressure acid leach (HPAL) di Buli, Halmahera Timur, kini telah memasuki tahap keputusan investasi akhir atau final investment decision (FID).
Melalui proyek tersebut, Antam pun membidik sumber pertumbuhan baru melalui pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) terintegrasi.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam Arini Kasmira mengatakan proyek HPAL tersebut dikembangkan bersama konsorsium Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL) di mana Antam memiliki kepemilikan saham sebesar 30% pada usaha patungan atau joint venture (JV) antara CATL, Brunp, dan Lygend tersebut.
Fasilitas HPAL itu memiliki kapasitas produksi sekitar 55.000—60.000 ton mixed hydroxide precipitate (MHP) per tahun. Produk tersebut akan menjadi bagian dari rantai pasok bahan baku ekosistem baterai kendaraan listrik.
"Antam memiliki kepemilikan sebesar 30% pada JV tersebut dengan kapasitas produksi sekitar 55.000 ton sampai 60.000 ton MHP per tahun untuk mendukung kebutuhan bahan baku ekosistem baterai kendaraan listrik," kata Arini dalam Public Expose Antam 2026, Kamis (10/9/2026).































