Logo Bloomberg Technoz

RUU APBN 2027 & Nota Keuangan

Prabowo Beber Alasan Bikin Bursa Mineral dan Harga Referensi RI

Sabrina Mulia Rhamadanty
14 August 2026 16:28

Taklimat Presiden Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna. (YouTube Sekretariat Presiden)
Taklimat Presiden Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna. (YouTube Sekretariat Presiden)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan utama di balik rencana pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang diumumkannya hari ini. 

Prabowo menilai Indonesia telah lama menjadi produsen komoditas global, tetapi penentuan harga pasar masih bergantung pada pihak luar negeri.

"Selama puluhan tahun, Indonesia menjadi salah satu produsen terbesar dunia untuk kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, kopi, karet, dan berbagai komoditas lainnya. Namun, terlalu sering harga kekayaan yang keluar dari bumi dan keringat rakyat Indonesia justru ditentukan di luar negeri, di bursa komoditas luar negeri, dengan acuan yang tidak kita bentuk sendiri," kata Prabowo dalam Rapat Paripurna Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).


Prabowo juga menyoroti ketimpangan yang terjadi dalam rantai perdagangan komoditas nasional. 

Menurutnya, Indonesia menanggung seluruh beban dan biaya produksi, sedangkan lembaga keuangan di luar negeri memperoleh keuntungan terbesar dari transaksi perdagangan tersebut, meskipun negara-negara tersebut tidak memiliki komoditas yang diperdagangkan.