"Jika dilaksanakan secara luas dan disiplin, konsolidasi menggunakan katolog elektronik dan praktik pengadaan terbaik, bisa dapat efisiensi 30% dari belanja pengadaan Rp 1.200 triliun. Dengan itu Rp 360 triliun ada di tangan kita," ungkanya.
Prabowo mencontohkan pengadaan layar pintar interaktif. Awalnya, produk ini dibeli dengan harga mencapai Rp 150 juta. Namun dengan dikonsolidasikan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), biaya pengadaan bisa ditekan hingga Rp 26 juta.
"Itu sudah termasuk ongkos kirim sampai ke daerah 3 T (Tertinggal, Terluar, Terdepan)," ujarnya.
Pemerintah, demikian Prabowo, juga berencana mengubah format LKPP. Dari lembaga, LKPP akan ditingkatkan statusnya menjadi setingkat badan.
"Saya melaporkan di sini, pemerintah akan segera mengonsolidasikan pengadaan baramg. Kita tingkatkan LKPP menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Saya mohon dukungannya," tuturnya.
(aji)






























