“Rakyat kita sekarang tidak mau terima ketidakadilan, tidak mau melihat lagi penyelewengan. Mereka bukan bodoh, mereka pinter,” katanya.
Sebelumnya, meski sempat mendapat sorotan tajam beberapa waktu yang lalu oleh Prabowo, namun Purbaya mengatakan bahwa saat ini Bea Cukai sudah melakukan pembenahan.
“Pak Prabowo sudah melihat ada perbaikan yang signifikan di Bea Cukai. Kalau dulu dia bilang bubarkan, sekarang dia pernah bilang di salah satu rapat dengan kabinet, Bea Cukai bisa diperbaiki dan harus bisa diperbaiki. Itu adalah signal yang clear bahwa ada perkembangan positif di Bea Cukai yang diakui oleh pimpinan kita,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa, Selasa (21/7/2026).
Dia menuturkan perbaikan kinerja juga terlihat dari meningkatnya penindakan terhadap berbagai praktik ilegal, termasuk peredaran pakaian bekas impor (balpres), rokok ilegal, dan penyelundupan emas. Selain menyita barang ilegal, Bea Cukai kini memperketat penegakan hukum dengan menahan kendaraan yang digunakan untuk mengangkut barang selundupan hingga seluruh proses hukum selesai.
(ell)





























