Impor Minyak Rusia Kecil, RI Diyakini Belum Jadi Target Sanksi AS
Sabrina Mulia Rhamadanty
13 August 2026 09:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Yusuf Rendy Manilet menilai Indonesia saat ini masih berada dalam posisi aman dari target sanksi Amerika Serikat (AS) terkait dengan impor minyak dan gas (migas) dari Rusia.
Hal tersebut dikarenakan volume impor minyak Indonesia dari Negeri Beruang Merah tercatat relatif masih kecil.
Yusuf menjelaskan volume pembelian Indonesia terhadap minyak Rusia belum sebanding dengan negara-negara importir utama. Indonesia dinilai berada jauh di bawah posisi negara pembeli terbesar seperti China, India, Mesir, hingga Singapura.
“Dampak langsung terhadap Indonesia masih relatif kecil. RUU sanksi yang disahkan Senat AS memang memberi Presiden Trump kewenangan mengenakan tarif hingga 100% terhadap negara yang menjadi pengimpor utama minyak dan gas Rusia. Namun, penerapannya bersifat diskresioner dan masih memungkinkan waiver [pengecualian] berdasarkan kepentingan nasional,” ungkap Yusuf saat dihubungi pada Kamis (13/8/2026).
Potensi Risiko































