Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Stabil saat AS & Iran Jajaki Pembukaan Selat Hormuz

News
25 September 2026 06:20

Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)

Bingyan Wang - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak bergerak stabil setelah negosiator AS dan Iran dilaporkan tengah menjajaki kesepakatan bertahap yang akan membuat Teheran membuka kembali Selat Hormuz.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November relatif tidak berubah di atas US$94 per barel, setelah naik hampir 3% pada Kamis (24/9). Sementara itu, minyak mentah Brent ditutup di atas US$106 per barel. Kedua negara, yang dalam beberapa bulan terakhir sama-sama menolak kesepakatan serupa, tengah mendorong tercapainya terobosan di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menurut seseorang yang mengetahui pembicaraan tersebut.


Harga minyak kembali mengalami perdagangan yang bergejolak pekan ini ketika konflik antara Washington dan Teheran mendekati akhir bulan ketujuh. Harga minyak dipengaruhi sinyal yang beragam mengenai prospek perang, tanda-tanda peningkatan arus minyak dari Timur Tengah, serta spekulasi bahwa AS dapat melarang ekspor diesel. Sepanjang tahun ini, harga minyak masih naik lebih dari 60%, meningkatkan tekanan inflasi global.

Selat Hormuz, jalur perairan sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar global, menjadi pusat konflik antara Washington dan Teheran. Republik Islam Iran bersikeras memiliki kendali berdaulat atas jalur tersebut, yang dalam kondisi damai biasanya digunakan untuk mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam dunia setiap hari. AS mengatakan status jalur tersebut tidak boleh diubah, sembari memberlakukan blokade laut penuh terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.