Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Tertinggi dalam 2 Bulan Lebih, Saatnya Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
13 August 2026 07:01

Emas batangan. (Bloomberg)
Emas batangan. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia naik pada perdagangan kemarin. Rilis data ekonomi terbaru di Amerika Serikat (AS) jadi pendorong kenaikan harga sang logam mulia.

Pada Rabu (12/8/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.414,3/troy ons. Menguat 1,01% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak 4 Juni atau lebih dari dua bulan terakhir.

Harga Emas Dunia di Pasar Spot (Sumber: Bloomberg)

Laporan data ekonomi di AS menjadi sentimen positif bagi harga emas. Bureau of Labor Statistics mengumumkan, inflasi Negeri Paman Sam pada Juli tercatat 0,1% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm).


Secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi AS berada di 3,4% pada Juli.

Adapun laju inflasi inti (core) pada Juli adalah 0,2% mtm. Inflasi inti tahunan ada di 2,5% yoy, terendah sejak Maret 2021.

Inflasi AS (Sumber: Bloomberg)