Hammack The Fed Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga Masih Diperlukan
News
11 August 2026 07:20

Jonnelle Marte - Bloomberg News
Bloomberg, Gubernur Federal Reserve (The Fed) Bank of Cleveland Beth Hammack menyatakan bahwa sejumlah kenaikan suku bunga acuan mungkin masih diperlukan untuk menekan angka inflasi kembali ke target 2% yang ditetapkan bank sentral. Meski demikian, ia menegaskan tidak ingin terburu-buru berspekulasi mengenai titik akhir dari pengetatan kebijakan tersebut.
“Secara umum, saya akan mengatakan bahwa kenaikan 25 basis poin mungkin tidak banyak berdampak terhadap perekonomian,” kata Hammack dalam wawancara dengan Yahoo Finance pada Senin (10/8). “Jadi, mungkin diperlukan sejumlah kenaikan,” tetapi “saya tidak ingin mendahului keputusan mengenai berapa banyak kenaikan yang akan diperlukan.”
Hammack merupakan satu dari tiga pejabat The Fed yang menyatakan perbedaan pendapat (dissent) terhadap keputusan bulan lalu untuk mempertahankan suku bunga, dan memilih kenaikan suku bunga. Dalam pernyataannya setelah rapat, Gubernur The Fed Cleveland tersebut mengatakan semakin lama inflasi tinggi bertahan, semakin sulit untuk menurunkannya kembali.
Dalam wawancara hari Senin tersebut, Hammack menambahkan bahwa tingkat suku bunga saat ini belum "secara signifikan membatasi" laju perekonomian. Ia juga menilai bahwa inflasi tidak akan bisa melandai kembali ke target dengan sendirinya.




























