Logo Bloomberg Technoz

Bukan Cuma Subsidi, Ini Alasan Industri Robot Humanoid China Maju

Muhammad Fikri
11 August 2026 11:16

Robot robot karya UBTech Robotics Corp. dipamerkan di Shenzhen, China. Qilai Shen/Bloomberg
Robot robot karya UBTech Robotics Corp. dipamerkan di Shenzhen, China. Qilai Shen/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - China kini mendominasi industri robot humanoid global, dengan perusahaan-perusahaan asal negara tersebut menguasai sebagian besar pengiriman robot humanoid pada 2025.

Dominasi ini tidak hanya ditopang oleh dukungan pemerintah, tetapi juga ekosistem manufaktur, rantai pasok komponen, biaya pengembangan yang relatif rendah, serta kemampuan perusahaan untuk memproduksi robot dalam skala besar.

Berdasarkan Omdia, pengiriman robot humanoid global mencapai sekitar 13.000 unit pada 2025. AgiBot memimpin dengan lebih dari 5.100 unit, disusul Unitree sebanyak 4.200 unit dan UBTECH sekitar 1.000 unit. Produsen China lainnya seperti Leju Robotics, EngineAI, dan Fourier Intelligence juga masuk dalam daftar produsen dengan pengiriman terbesar.


Dominasi tersebut memang tidak terlepas dari kebijakan pemerintah China. Pada 2023, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) menerbitkan pedoman khusus untuk pengembangan robot humanoid.

Pada pedoman tersebut, pemerintah menargetkan terbentuknya sistem inovasi robot humanoid pada 2025, termasuk terobosan teknologi pada komponen inti dan produksi massal robot. China juga menargetkan terbentuknya dua hingga tiga perusahaan dengan pengaruh global serta sejumlah klaster industri robot humanoid.