Logo Bloomberg Technoz

BAHAN BAKAR NABATI

Produksi Biofuel Global Diproyeksi Melambung Hampir 70% pada 2030

Redaksi
24 September 2026 19:40

Fasilitas penyulingan etanol untuk biofuel di Kolombia./Bloomberg-Jair F. Coll
Fasilitas penyulingan etanol untuk biofuel di Kolombia./Bloomberg-Jair F. Coll

Bloomberg Technoz, Jakarta - Produksi biofuel global diperkirakan akan melonjak hampir 70% pada tahun 2030, dibandingkan dengan level tahun 2025.

Penyebabnya, negara-negara produsen utama gencar meningkatkan mandat pencampuran biofuel sebagai respons terhadap krisis energi akibat perang Iran.

Hal ini terungkap dari studi yang disusun bersama oleh lembaga think tank yang berbasis di London, Chatham House, dan kelompok sertifikasi nirlaba, Forest Stewardship Council (FSC).


Penulis laporan memperingatkan bahwa lonjakan permintaan terbaru ini berisiko memperparah dampak negatif terhadap ketahanan pangan dan kelestarian hutan.

"Dengan memprioritaskan ketahanan energi dalam jangka pendek, beberapa respons kebijakan mungkin harus mengorbankan ketahanan pangan dalam jangka menengah. Selain itu, guncangan tambahan apa pun, seperti cuaca ekstrem, dapat berdampak parah terhadap harga pangan," ujar mereka, disitir dari Reuters, Kamis (24/9/2026).