LOGAM DASAR
Stok NPI China Naik 52,5%, Bantalan Saat Produksi Nikel RI Anjlok
Azura Yumna Ramadani Purnama
24 September 2026 14:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Persediaan besi kasar nikel atau nickel pig iron (NPI) di pelabuhan China melonjak 52,5% menjadi 53.800 ton nikel (Ni) berdasarkan pantauan per 17 September 2026.
Shanghai Metals Market (SMM) menyebut kondisi tersebut menjadi bantalan industri baja nirkarat (stainless steel) China menghadapi penurunan produksi NPI dari Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
Nickel & Stainless Steel Analyst SMM Bruce Chew dalam risetnya mencatat stok NPI di pelabuhan China naik dari 35.300 ton Ni pada 3 September menjadi 53.800 ton Ni pada 17 September, melonjak sekitar 18.500 ton Ni atau 52,5% hanya dalam dua pekan.
Chew mengungkapkan jika penurunan produksi di IMIP terjadi sebesar 30%—40% selama dua pekan, maka produksi NPI bakal berkurang sekitar 50.000—70.000 ton atau setara 5.500—7.700 ton Ni dengan kadar 11%.
Kendati begitu, jika gangguan pasokan air berlangsung lebih lama, penurunan produksi dari kawasan IMIP bakal menembus 100.000 ton atau sekitar 11.000 ton Ni.































